Podjok.com
Potret Djokja

Toko Official Bakpia Podjok

Toko Official Bakpia Podjok

Hotel Harper Jl P Mangkubumi no 52 Yogyakarta (100m Selatan Tugu, Timur Jalan)

Call Centre : 0274 2920028

Pemesanan : 0818 0707 9999

Roaster & Bear

Roaster & Bear

Event Djokja Desember 2017

Event Djokja Desember 2017

Andong

Andong merupakan salah satu angkutan transportasi di Yogyakarta. Andong merupakan kendaraan transportasi yang memanfaatkan tenaga binatang berupa kuda. Andong pada dasarnya mirip dengan kereta-kereta yang dipakai para bangsawan pada masa lalu ataupun keluarga kerajaan, tengok saj museum kereta di Museum Kereta di Yogyakarta di Jl. Rotowijayan namun bentuk andong lebih sederhana tapi secara konstruksi hampir sama.

Andong dibeberapa tempat disebut delman, bendi, ataupun sado. Di Yogyakarta dahulu merupakan satu kebanggaan tersendiri jika mempunyai kendaraan ini, karena ini sebagai penanda satus sosialnya yankni sebagai bangsawan atau priyayi atau kerabat keraton. Hal ini terjadi pada masa pemerintahan Sultan Hamengku Buwono VII, waktu itu rakyat kecil tidak diperkenankan untuk menggunakan kendaraan tersebut. Namun pada masa Sultan Hamengku Buwono VIII barulah kendaraan ini boleh digunakan oleh masyarakat umum meskipun masih di terbatas bagi masyarakat berada yakni kalangan pengusaha dan pedagang saja.

Andong saat ini dapat anda nikmati tanpa harus memandang status sosialnya,anda temui di beberapa tempat mangkalnya, yang terbanyak adalah di sepanjang malioboro ataupun sekitar Pasar Beringharjo dan juga Alun alun utara Yogyakarta. Di empat kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta ini pun dapat anda jumpai namun tidak terlalu banyak. Dari jenisnya andong inipun saat ini dibedakan menjadi 2 jenis yakni andong wisata dan andong non wisata. Bentuk dan ukuran serta fungsi sebenarnya sama saja hanya saja untuk andong wisata lebih bersih dan kusirnya  menggunakan pakain jawa yang berupa surjan lurik, blangkon, dan celana panjang hitam. Jumlah andong wisata ini tidak terlalu banyak hanya sekitar 100 unit dan hanya di kota Yogyakarta saja.

Secara pasti tarif yang dikenakan tidak ada hanya berdasarkan kesepakatan saat akan naik, namun untuk rute malioboro, keraton kasultanan yogyakarta, tamansari kemudian melewati pojok benteng kulon ke arah utara dan berakhir kembali di Malioboro tarif yang yang dibayar kurang lebih Rp. 25.000,- hingga Rp. 50.000,-. Keberadaan andong tersebut sangat cocok untuk mendukung ke-khas-an kota yogyakarta sebagai daerah tujuan wisata, karena menikmati kendaraan ini tidak dapat anda jumpai di daerah lain.

Sumber yogyakarta.panduanwisata.id

Leave a Reply

Hotel Harper

Hotel Harper

Hotel Harper terletak di Jl P Mangkubumi No 52 Yogyakarta dan sangat strategis karena terletak di tengah kota hanya 100m selatan Tugu dan 500m Utara Malioboro.

Hotel yang sangat cocok untuk kamu yang sedang menikmati liburan di Kota Gudeg ini

Pistachio Bakery

Pistachio Bakery

Podjok Tours & Rent Car

Podjok Tours & Rent Car