Salah satu resep tradisional yang masih eksis sampai sekarang adalah resep minuman Wedang Uwuh. Wedang Uwuh merupakan minuman khas Imogiri, Kecamatan Bantul, Provinsi DIY. Pada awalnya wedang uwuh hanya ada di satu angkringan di dekat makam keluarga raja mataram saja, namun sekarang sudah banyak yang mengenal dan mengkonsumsi Wedang Uwuh diberbagai angkringan di Jogja bahkan sudah ada juga di daerah lain meski tidak sebanyak di Jogja.

Asal kata uwuh berasal dari Bahasa Jawa, jika diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia adalah sampah dedaunan. Dalam perkembangannya, kata uwuh juga bermakna sampah secara umum, sehingga mengesankan kotor dan becek. Nama Wedang Uwuh justru mengundang orang untuk datang, karena penasaran akan kesegaran dan khasiat yang dimilikinya. Sedangkan kata wedang juga berasal dari Bahasa Jawa yang artinya adalah minuman.

Sehingga Wedang Uwuh adalah minuman yang bahan bakunya dedaunan. Bahan bakunya rempah khas Indonesia, yaitu daun dan ranting cengkeh, daun pala, daun manis jangan, kayu secang, jahe, ditambah gula batu. Macam-macam rempah itu diseduh dengan air mendidih, kemudian diseruput sedikit demi sedikit. Air panas yang digunakan untuk menyeduh sebaiknya air mendidih yang dimasak di atas arang menggunakan anglo karena aromanya lebih nikmat dan panasnya lebih lama.

Selain enak ternyata Wedang Uwuh juga memiliki khasiatnya yang banyak. Wedang Uwuh dapat menyembuhkan batuk, capek, masuk angin, pegal, dan kembung,

Ternyata bahan dan cara membuat Wedang Uwuh sangat mudah didapat dan sangat mudah dibuat. Bahkan sudah ada bahan-bahan Wedang Uwuh sachet dengan harga yang terjangkau sekitar 2000 sampai 7000 rupiah. Bagi anda yang sudah pernah merasakan kehangatan dan kenikmatan Wedang Uwuh tentu merasa ketagihan, terkecuali anda tidak suka olahan asli rempah-rempah.

Wedang Uwuh paling nikmat dimunum ketika malam hari karena disaat cuaca malam yang dingin dan anda meminum minuman yang hangat pasti terasa lebih baik.
Berikut Resep Wedang Uwuh :

1. 700 ml air.
2. 40 gram serutan kayu secang kering.
3. 50 gram gula batu atau gula pasir.
4. 6 cm jahe , memarkan.
5. 2 lembar daun kayu manis kering.
6. 3 lembar daun cengkeh kering.
7. 3 lembar daun pala kering.
8. 10 butir cengkeh atau batang cengkeh kering.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *