Festival Kesenian Yogyakarta (FKY)

Festival Kesenian Yogyakarta (FKY)

adalah acara seni budaya yang diadakan tahunan di Yogyakarta. FKY digelar tahunan antara bulan Juni sampai Juli, diselenggarakan oleh pemerintah kota Yogyakarta, FKY pertama kali diadakan pada 7 Juli 1989, bersamaan dengan peresmian Monumen Jogja Kembali. Pada tahun 1990 FKY diadakan di Alun-alun Utara Yogyakarta, melibatkan 29 grup Pawai Seni, pameran seni rupa dengan 200 lukisan dari 200 seniman, seni batik, panggung kesenian terbuka di Alun-Alun Utara melibatkan 57 grup yang terdiri dari grup anak SD, Remaja, tari klasik, dagelan, keroncong dan ketoprak. Pembukaan FKY sering diiringi pawai kesenian yang diisi oleh berbagai kelompok masyarakat Yogyakarta, seniman, kelompok tradisional maupun modern, dan mahasiswa. Selain mengangkat seni lokal, FKY juga melibatkan seni budaya dari provinsi lain seperti: Palangkaraya dari provinsi Kalimantan Tengah, dan Musi Banyuasin dari provinsi Sumatera Selatan.  Selain pameran, kegiatan FKY juga diisi dengan berbagai pameran dagang, aneka lomba, bazar kuliner. Berbagai macam acara seni di Yogyakarta berawal dari FKY dan telah berdiri secara mandiri, antara lain: Yogyakarta Gamelan Festival, Art Jog, dan Jogjakarta Art Film Festival.  Pada tahun 2012 FKY mengangkat tema Seni Untuk Rakyat, acara digelar pada tanggal 20 Juni sampai 5 Juli 2012.

 

Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Festival_Kesenian_Yogyakarta

Ketoprak Distra Budaya

FKY 2015 ada pertunjukan yang sangat menarik dan mengagumkan buat saya, yaitu Pegelararan Ketoprak Distra Budaya, kenapa sangat menarik dan mengagumkan ??? anggota ketoprak Distra Budaya ini beranggotakan saudara-saudara kita yang Tuna Netra.

Saat menyaksikan pertunjukan ketoprak Distra Budaya saya hanya bisa berdecak kagum sambil memainkan kamera untuk mendapatkan moment yang sangat luar biasa ini sambil terus bersyukur atas karunia yang Tuhan Berikan, di dalam kekurangan Tuhan memberi talenta dan kelebihan yang sangat luar biasa, kegigihan dan semangat hidup yang luar biasa telah mereka ajarkan kepada setiap mata yg menyaksikannya.

Sampai akhir dari pertunjukan saya tak bergerak dari tempat saya duduk bersila, sampai-sampai tak sempat menikmati stand2 kuliner yang ada di arena Festival Kesenian Yogyakarta , tetapi saya sangat puas karena mendapat sebuah pelajaran hidup yang sangat luar bisa yaitu tentang kegigihan dan perjuangan hidup dan bersyukur untuk apapun Tuhan berikan untuk umatNYA

 

 

Yofer Hadian Photography

FORGOT PASSWORD ?
Lost your password? Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.
We do not share your personal details with anyone.