Seperti minggu-minggu sebelumnya, malam minggu 26 April Kerabat Podjok melakukan ritual mingguan yaitu berkumpul didepan Kantor Pos Pusat kawasan nol kilometer. Pukul 20.00 satu persatu kerabat podjok mulai berdatangan, saling mengucap salam kemudian berbaur dan saling berbincang, menceritakan pengalaman seminggu terakhir, tukar informasi tentang sepeda, dll.
Pada pukul 21.00 terlihat rombongan pasukan onthel dari arah jl Malioboro dengan kaos berwarna hijau yang menuju ke tempat dimana kerabat podjok berkumpul. Setelah memarkirkan sepeda, kemudian mereka menghampiri kerabat podjok. Diwakili mas Sumanto (bukan sumanto yang ‘itu’ loh) yang merupakan pimpinan dari rombongan tersebut, kemudian mereka memperkenalkan diri. Ternyata rombongan tersebut adalah paguyuban onthel yang berasal dari prambanan dengan nama POJ ( Paguyuban Onthel Jobohan).
Dari penuturan Mas Sumanto, POJ baru berdiri sekitar 2,5 bulan yang lalu yang berawal dari kecintaan beberapa orang terhadap Onthel dan kemudian berinisiatif untuk membuat paguyuban. Ada yang khusus dari paguyuban ini, dimana seluruh anggotanya menggunakan sepeda dames dan didepan sepeda di beri plat bertuliskan POJ kemudian diikuti nomer (mungkin nomer urut anggota).
Setelah POJ selesai memperkenalkan diri, Podjok memberikan kenang-kenangan berupa Pin Podjok kepada Mas Sumanto yang disematkan oleh Mbah Ngatijo. Acara perkenalanpun ditutup oleh mas Towil dan dilanjutkan dengan ngobrol-ngobrol santai dan foto-foto.
Ditengah-tengah obrolan, kerabat podjok dikejutkan dengan hadirnya Mas Yos dari palangkaraya beserta sang istri yang kemudian ikut berbaur dengan kerabat podjok, ngobrol ngalor-ngidul. Selamat Datang di Djogja Mas Yos. Pukul 22.00 beberapa kerabat mulai berpamitan mohon diri dan disusul dengan POJ yang juga berpamitan untuk kembali ke Prambanan, saya pun ikut pulang namun masih ada beberapa kerabat dan Mas Yos beserta sang istri yang masih ingin menikmati malam yang cerah di Pusat Kota Djogja.
Nb : foto menyusul batere kamera ngedrop
Penyematan Pin Podjok oleh Mbah Ngatijo
Diparkir yg rapi mas
Guneman
Mas Yos - Mas Towil - Istri Mas Yos
April 28th, 2008 at 8:07 am
fotone kok ono hehehee
April 28th, 2008 at 10:08 am
rung sempet aplod foto mas….sabar. ono foto cewek kok
May 5th, 2008 at 4:09 pm
Hidup Podjok…..
Hidup POJ……..
Pak Sahid minta info alamat sederek jobohan tentang alamat dan no telpnya kalo ada (maklum podo Prambanane….)Tq
May 5th, 2008 at 5:53 pm
xk
coba menhubungi mas towil mas
May 5th, 2008 at 6:37 pm
@ xk
Sorry Dab, sing kenal Mas Towil, manggah kontak beliau langsung
May 9th, 2008 at 1:53 pm
Mas Towil & teman2 Podjok, thank’s atas sambutannya yang ramah dan bersahabat, sayang kita gak sempat ngobrol banyak, doa kan supaya saya bisa kembali ke YK..
Buat mbah Ngatijo,..semoga tetap sehat dan bisa jadi panutan buat kita semua, sebab walaupun sudah berumur tetapi tetap konsisten dengan prinsip kejujuran, kesederhaan yang beliau terapkan pada kehidupannya..
Salut buat teman2 dari Prambanan POJ ( Paguyuban Onthel Jobohan, sepeda punya ciri khas (sepedanya seragam)..sukses..!
September 2nd, 2008 at 5:27 am
I loved the post. I think your thinking is nearly matching the great sukrat’s cocept.