Masih banyak penggemar sepeda onthel yang beranggapan bahwa sepeda onthel Gazelle sudah tidak diproduksi lagi. Sepeda Gazelle termuda yang masih banyak beredar dan cukup dikenali di Indonesia biasanya disebut sebagai sepeda Gazelle Irian (istilah khas di Indonesia). Saya sendiri belum paham mengapa muncul istilah Irian sebagai sub merek Gazelle. Apakah ini karena sepeda tersebut didistribusikan dari basis perakitan di Irian sebagai wilayah terakhir yang masih dikuasai Belanda pada tahun 1960-an.
Bagi para penggemar sepeda Gazelle yang memerlukan referensi mengenai evolusi sepeda Gazelle terkini, berikut ini adalah laporan hasil “test ride” sepeda Gazelle Tour Populair 2009 yang masih diproduksi sampai saat ini. Penamaan sepeda tipe ini memang sebatas pada tahun produksi. Saya mencoba mencari nomer frame juga belum ketemu.
Model 2009 cukup berbeda dengan model tahun-tahun sebelumnya, perubahan mencolok adalah pada lampu depan berukuran besar (merek Tung Li buatan China), sadel Brooks B-67, dan bel ding-dong besar. Model 2008 masih menggunakan lampu kecil produksi Axa, sadel Lepper, dan bel kring.
Ciri-ciri secara umum dari sepeda onthel Gazelle keluaran terbaru adalah sebagai berikut:
- Desain klasik masih tetap dipertahankan
- Setang masih menggunakan desain sama dengan setang tahun 1960-an. Tetapi setang ini menggunakan sistem pengunci model modern sebagaimana pada sepeda MTB, jadi untuk melepasnya, baut setang tidak perlu dipalu. Desain handvatten sangat ergonomis, sehingga tangan tidak mudah pegal, dan membuat kendali setang terasa mantap. Kemudian lampu depan merek Tung Li made in China, membuat gazelle ini terasa sedikit Asia oriental. Meskipun demikian, lampu ini memiliki desain reflektor yang khas sehingga mampu bersinar terang benderang.
- Tromol belakang menggunakan Sturmey Archer 3 kecepatan. Pada saat dicoba, perpindahan persneling dari 1 ke 2 dan ke 3 tampak terasa sekali perbedaannya.
- Sistem as tengah model besar, sayangnya desain tutup menggunakan bahan plastik keras (atom).
- Pedal memakai pedal klasik merek Union dengan reflektor
- Lampu belakang Spaninga bertenaga baterai dan diperkuat dengan reflektor besar yang menempel pada bagasi belakang. Perlindungan keselamatan ganda dari belakang.
- Ban putih made in China dengan reflektor. Ban masih menggunakan ukuran klasik yakni 28 x 1 1/2 dengan velg stainless steel dari Schothorst. Ciri tonjolan di tengah velg masih ada. Logo spatbord minimalis tapi tetap manis.
- Sadel Brooks B67 dengan desain kulit coklat finishing warna vintage yang terlihat sangat aristokrat
- Bel ding-dong besar ukuran 8 cm dengan suara keras dan bening.
Secara umum hasil test ride menunjukkan bahwa kayuhan sepeda Gazelle tipe terbaru ini terasa ringan tapi mantap. Jadi kalau dibandingkan dengan saudara tuanya mirip-mirip dengan kayuhan sepeda Gazelle nomer frame 10 xxxxx.
Bila dievaluasi secara komprehensif dari sisi persepsi penggemar vintage bicycle, barangkali satu-satunya kelemahan adalah desain setopan yang terlihat sangat modern, sehingga mirip setopan sepeda jengki. Meskipun, secara teknis lampu setopan model tersebut memberikan perlindungan sempurna bagi pengendara sepeda, dibandingkan setopan model buntut yang legendaris tersebut.
Untuk aspek desain lainnya, tampak sangat retro klasik mengacu pada desain lama tahun 1950-1960-an. Dan tampak sekali aura kewibawaan merek Gazelle tetap terpancar dari sepeda ini. Koleksi menarik untuk setiap Gazelle lover. Semoga bermanfaat! (Liputan Sahid Nugroho).
May 31st, 2009 at 8:43 pm
waduh…engga old klasik lagi ya pak sahid….
June 1st, 2009 at 9:34 am
Hmmm…. Gazelle yang elegen dan menawan. Pak sahid, Bagaimana cara mendapatkannya pak …?
June 1st, 2009 at 10:26 am
pak sahid emang mantep tenan, apalagi barang-barang dari belanda. testnya sampai kaliurang tidak pak ?
June 1st, 2009 at 11:18 am
pak sahid, kapan2 sy boleh test ride ya…
June 2nd, 2009 at 2:16 pm
pasti maknyuuus tenan,,seeer,,serr
June 2nd, 2009 at 3:08 pm
wah saya juga pengin test ride juga nih pak sahid, kaki udah gatelen
June 2nd, 2009 at 4:15 pm
wah selamat ya pak, saya baru liat di websitenya tapi bapak udah punya, nikmat banget pasti empuuuuuuuuk.
June 2nd, 2009 at 4:49 pm
He..he..he..sepeda ini sesungguhnya milik sahabat onthelis di Depok. Saya baru mulai nabung, belum mampu kalau mau beli sekarang. Saya beruntung bisa ikut mencoba Gazelle terbaru yang tetap terlihat anggun dan elegan sebagaimana saudara-saudara tuanya dulu he..he..he..
June 2nd, 2009 at 11:08 pm
emmm,
pak dari jauh klasiknya dapet,
py detail na jauh ya pak …
June 3rd, 2009 at 10:41 am
Subhanalloh, walau lahir di jaman yang modren, namun dengan frame yang klasik ya tetep memiliki daya magis yang elegant dan clasic abis. Ini menandakan bahwa ukuran clasic dan modren tinggal menilik dari mana sudut pandangnya. Jelasnya ini bukan barang repro karena memang niat pembuatannya buka repro. Ini juga bukan barang jadoel karena memang dibuat jaman modren. Yang jelas ini adalah barang bagus. Jadoel dan tidak itu memang dari umur sebenarnya cara memandangnya. Sebab, sendok, piring itu waktu jaman embah saya bentuknya juga begitu, sekarang juga masih gitu-gitu aja jadi secara kasat mata sendok logam jaman embah saya dengan sendok logam jaman saya ya sama. Yang menjadulkan adalah kapan dibuatnya. Disamping itu kalo jenis barang yang dulu ada sekarang tidak produksi lagi maka bisa dikesankan jadoel walau mungkin umurnya belum tembus puluhan tahun. Jadi urusan jadoel tidak jadoel memang pemanis persepsi yang manusiawi maksudnya bisa beda-beda tergantung sudut pandangnya.
Berkenaan dengan sepda yang satu ini memang tidak perlu dipermasalahkan jadoel tidak jadoel namun ini tetap sepeda yang anti polusi bahan bakar. Dan bagi komunitas onthel tentu tetep bisa menerima kehadiran sepeda ini sebagai komunitas sepeda klasik, karena saya masih inget waktu di Bogor dulu bahwa kesepakatan KOSTI untuk sepeda yang ber-frame klasik. Saya kira juga tidak banyak yang tidak bisa menerima sepeda Gazelle 2009 ini masuk komunitas KOSTI. Selamat datang sepeda clasic yang elegant walau lahir diakhir jaman. Semoga banyak juga yang mendatangkan sepeda ini di Indonesia. Sehingga nanti akan muncul Komunitas Sepeda Mahal. He-he-he. TK
June 3rd, 2009 at 12:43 pm
Desain Gazelle Tour Populair 2009 ini sesungguhnya campuran antara desain sepeda Gazelle tahun 1950-an kebelakang yang diwakili desain bagasi dan spatbord. Kemudian desain tahun 1960-an yang diwakili oleh bentuk desain frame dan setang. Secara umum justru terlihat lebih klasik bila dibandingkan sepeda Gazelle tahun 1960-an. Materi plastik memang sulit dihindari karena pertimbangan value efisiensi untuk menekan harga jual dan value kepraktisan guna mengurangi bobot sepeda. Nuwun.
June 4th, 2009 at 10:29 am
Mohon ma’af mas Sahid, menurut mas Sahid sepeda Top ini milik temen onthelis di Depok, tapi kalau tidak salah raba, latar pengambilan gambar ini kok rumah panjenengan yang di golo mas. Bener opo salah. Suwun
June 4th, 2009 at 11:13 am
Benar Pak, lokasi pemotretan di rumah saya, sepeda itu dipinjamkan sebentar untuk “test ride” sebelum dibawa si owner ke Depok Bogor. Nuwun.
June 4th, 2009 at 6:55 pm
wah..dadi pingin nyoba kii..piro regane kui yo..
June 6th, 2009 at 12:30 pm
Teman semua, khususnya Pak Sahid yang sudah mencobanya, kalau disuruh memilih, lebih pilih sepeda ini atau Gazelle seri 11 yang mulus ya? Kira-kira apa pertimbangannya? Pengin tau nih…
June 6th, 2009 at 9:16 pm
@Wongeres
Wah ini pertanyaan sederhana tetapi sulit dijawab. Klo dari sisi pragmatis, saya akan memilih GTP 2009, karena pada kenyataannya G11 mulus tidak pernah ada kecuali hasil restorasi atau koleksi “ajaib” seperti milik Pak Royo Kotagedhe yang dibanderol harga selangit. Sedangkan dari sisi idealis, keduanya sangat menarik karena mewakili jamannya masing-masing, tetapi kalau disuruh memilih saya pilih G11 mulus yang lebih langka (mumpung ada he..he..he..),kalau GTP2009 bisa beli nanti-nanti saja, toh stok melimpah. Lho kok jadi pragmatis lagi he..he..he..
June 8th, 2009 at 10:49 am
Pak sahid minta sedikit pencerahan : bagaimana suatu sepeda dapat dikategorikan yang mulus ( mungkin dengan persentasi ) yang orinya ? bagaiman dengan opsi kadang pilihan aksesoris sewaktu membeli dahulu ? suwun banget . salam
June 8th, 2009 at 5:02 pm
Kang Faj, sesungguhnya sangat relatif. Kalau saya pribadi, sepeda disebut mulus adalah 2 kondisi. Yang pertama, kondisi NOS (Baru Stok Lama) yakni baru belum pernah dipakai sama sekali, tapi tetap ada beberapa cacat kecil karena faktor usia seperti karat dan jamur. Kemudian kondisi A, yakni kondisi setingkat dibawah NOS, yang ditandai dengan beberapa cacat kecil karena pemakaian, tetapi secara umum mirip sekali dengan NOS. Nuwun.
June 9th, 2009 at 7:50 pm
pak saya sangat tertarik dengan sepeda gazzele tsb, dimana belinya dan berapa harganya
June 10th, 2009 at 12:41 am
minat cuma ma ban en bel nya
June 12th, 2009 at 12:11 am
klasik tapi moderen.
kalau yang seperti ini tumpakane Limbuk opo ora yo.
Batavus yang baru, ada kayak gini juga ga ya?
June 13th, 2009 at 9:42 am
Batavus ada juga. Tinggal masalah cara bagaimana memprovokasi Pak Sahid agar mau mendatangkan Batavus juga
June 18th, 2009 at 2:53 pm
Apik tenan.
June 24th, 2009 at 11:02 am
Bagaimana kalau kita kerjasama, dengan KOSTI melalui departemen terkait, kita data peminat GTP 2009 yang serius mau beli. Tentunya harus ada yang mewakili owner dalam hal ini Pak Sahid, saya rasa banyak yang minat. Siapa tahu be masuknya bisa 0 persen dan ngurusnya gampang….!
July 12th, 2009 at 9:12 pm
weleh..weleh..sepeda yang gagah..sampai sekarang pabrikan sepeda Gazelle dan Batavus di Belanda juga masih memproduksi sepeda2 baru dgn berbagai varian termasuk model klasik seperti foto tsb,meskipun baru tapi tidak ada salahnya dimiliki..(jadi ngiler….)
July 24th, 2009 at 10:56 am
Belinya dimana pak?
July 26th, 2009 at 1:58 pm
@ Prayogo
@ Duddy Paskas
@ Bimantara
Sesungguhnya bea impor tidak terlalu berat, hanya 27,5 % dari nilai invoice. Yang mahal adalah jasa handling dan jasa penguraian di Belanda. Sepeda diurai karena diimpor tidak dalam kondisi utuh, untuk kemudian dirakit kembali sesampai di Indonesia.
August 7th, 2009 at 3:47 pm
Memeng cakep tenan.mbok ya kita semua dikasih tau nggih,mengenai harganya dan gimana cara mendapatkannya.SUWUM
August 7th, 2009 at 3:50 pm
Memang cakep tenan.mbok ya kita semua dikasih tau nggih,mengenai harganya dan gimana cara mendapatkannya.SUWUN
August 9th, 2009 at 11:05 am
salam kenal Pak Sahid…
GTP09 keren uabiiss,…btw kisarannya harga kalo dah otr di Indonesia brp ya???Suwun
August 28th, 2009 at 2:40 pm
Untuk pak Sahid :
nomer frame nya ada di as kayuhan bagian bawah pak.
tapi hanya berupa stiker ditempel,
nuwun.
September 3rd, 2009 at 7:25 pm
@ Gunawan
Terima kasih atas informasinya, sewaktu itu saya coba cari belum ketemu, ternyata ada di rangka bawah yang lepas dari pengamatan saya. Nuwun.
September 8th, 2009 at 7:04 pm
Wah jd pengin pak, tapi kok ga dijawab bagaimana cara mendapatkannya dan harganya. Siapa tau bisa ikutan daftar …
September 9th, 2009 at 4:34 am
@ Lilik
Di blog Podjok sebagaimana blog komunitas yang lain, memang ada etika untuk tidak berjualan langsung secara praktis.
Silahkan Bapak ketik “sepeda gazelle tour populair 2009″ di Google, cari link yang Indonesia pasti nanti jalurnya ketemu. Good luck!
October 28th, 2009 at 2:11 am
Met kenal Pak Sahid,,, saya punya GAZELLE LAKI2, ada tulisan Speciaal no Framenya 112-9-424.
klo boleh tau ini dibuat tahun berpa Pak,,,? Soalnya ini onthel dikasih orang yang saya segani & hormati, jadi gk tau sejarahnya, tapi beliau penah bilang bawa langsung dari Holand,,,
Suwun,,,,,,
October 28th, 2009 at 6:39 am
Pak Hary…sepeda Gazelle nomer frame 11-29424 menurut database oudefiets.nl adalah produksi tahun 1955. Semoga bermanfaat.
October 31st, 2009 at 2:26 pm
wah ok banget sepedanya,tapi aku tetep ngefen yang tempo dulu
November 23rd, 2009 at 1:05 pm
Oke banget sepedanya,namun saya masih dominan dengan kepunyaan saya yang suami istri yang keduanya sama-sama seri 11.
Kedua insan ini pempunyai sejarah atau istori yang sangat menarik sekali .
Mungkin tempo dulu orang yang mempunyai Gazella dianggap orang yang mampu.Dan sebaliknya saya dari dulu di tinggal oleh eyang dengan bekal sepeda ontel yang masih saya rawat sampai saat ini.
November 25th, 2009 at 12:57 pm
Wah , aku pengin sekali membeli tapi , aku harus kemana ? tolong beri infonya pada aquslik@yahoo.com
December 9th, 2009 at 11:08 pm
mo numpang iklan gratis.bagi pacinta onthel yg berminat cari tas kulit asli handmade Accesories onthel,silahkan hub:Bpk Miskan.PONOROGO.JATIM.no tlp:081946511182.melayani grosir&eceran.trima pesanan model.trima kasih
February 13th, 2010 at 4:39 pm
sya ada sepeda gazelle 11 nih… tipe perempuan, kalau ada yang berminat kirim email ke babhybabhy@gmail.com atau telp ke 081335148910. lokasi di ponorogo… nuwun…
February 23rd, 2010 at 9:06 pm
Bagus juga tuch sepedanya. Btw, belinya dimana ya? kalo dijakarta & diYogya didaerah mana yg jual? & berapa harganya?
Terimakasih atas informasinnya…
April 7th, 2010 at 11:16 pm
assww syech sayyid Sahid Nugroho mhn sangat bantuan advis bapak, bhw saya ini amat ingin punya gazelle perempuan, tentu 90pct ori, sekitar seri 9,10, 11 bisakah bpk pandu saya ? terus terang saya tdk pandai memilih dan tidak tahu pula cara mencarinya. trima kasih dan hormat saya, budi wisakseno 0811-981554
June 4th, 2010 at 1:33 pm
Aroma tirai bambunya sangat kental, sebab menurut kabar memang diproduksi di China kemudian dirakit di belanda.
July 1st, 2010 at 3:34 pm
salam kenal..saya mau tanya..
saya punya sepeda gazelle warisan orangtua..
cek di web http://sepedaonthel.com/rangka_sepeda.php saya liat no.rangka yang di bawah sadel 11253 dan hasilnya adalah “Sepeda Anda
Diproduksi Tahun 1903″ apakah benar no rangka tersebut untuk gazelle adalah buatan tahun 1903?mohon bimbingannya…..masih belajar ni..
nanti saya coba upload fotonya..
July 4th, 2010 at 12:13 pm
itu model TOER POPULAIR,ada 2tipe lampunya. harga 54 jutaan. matur suwun