Sep 7

 2009sept7n004.JPG

#1: Gelar Sepeda Fongers

2009sept7n008.JPG

#2: Si Dino CCG, sepeda kesayangan Wongeres Opoto

113 tahun sudah berlalu dalam episode perjalanan panjang dari  merek sepeda legendaris dari Belanda yakni Fongers. Sepeda yang diyakini memiliki sistem kontruksi dan mekanik terbaik pada jamannya ini, memang mendapatkan tempat khusus di hati para penggemarnya.

Berdasarkan catatan sejarah yang dikutip dari situs www.fongers.net disebutkan bahwa industri rumahan yang memproduksi sepeda Fongers yang sebelumnya hanya disebut sebagai A. Fongers, akhirnya dijadikan sebuah produksi skala massal melalui pembentukan badan usaha formal pada tanggal 1 September 1896, yang disebut ‘NV De Groninger Rijwielenfabriek A. Fongers’.

Sangat mengherankan sejarah besar Fongers di sepanjang akhir abad 19 dan awal abad 20, ternyata berakhir kurang menggembirakan pada sepertiga akhir abad 20. Fongers yang sesungguhnya merek yang cukup kuat justru kemudian pada tahun 1960-an di-merger dengan merek Phoenix dan Germaan menjadi merek baru PFG. Strategi branding yang dalam doktrin pemasaran modern justru bisa dianggap sebagai sebuah kesalahan besar, karena merupakan bentuk co-branding yang tidak seimbang. Yakni Fongers yang kuat harus mensubsidi image Phoenix dan Germaan yang lemah, akibatnya keberadaan merek PFG tergulung oleh dinamika persaingan industri sepeda pada waktu itu. Dan sekarang ini merek Fongers dikuasai oleh Batavus, yang kemudian hanya berperan sebagai flanking brand atau merek pendamping guna merusak konsentrasi pesaing Batavus. Meskipun tragis, tetapi inilah siklus kehidupan merek yang harus dialami Fongers.

BB, BD, CCG, BDG, HZ, dan DZ adalah sekian varian spesial yang selalu menjadi bahan pembicaraan utama bilamana berbicara mengenai sepeda Fongers. Desain spatbord yang khas dengan lekukan menonjol ke atas merupakan ciri gampang untuk mengenali sepeda ini. Gir obat nyamuk dan sistem rem klasik model kawat atau botol yang unik juga menjadi identitas tersendiri. Demikian juga desain setang yang unik dengan klem pada batang setang dan sistem pengunci setang untuk onthelis yang ingin akrobatik “lepas setang” saat menggeber Fongersnya di jalanan.

2009sept7n010.JPG

#3: Sepeda Fongers dengan aneka model dan aneka tahun

2009sept7n011.JPG

#4: Fongers DZ 1922 berjajar dengan Fongers BB 1926

Sejarah panjang yang sarat dengan reputasi kualitas membuat sepeda ini menjadi koleksi sangat berharga terutama di negeri asalnya Belanda dibandingkan dengan merek-merek rival terdekatnya seperti Gazelle, Simplex, Empo dan Batavus.

Kondisi sebaliknya terjadi di Indonesia, sepeda Fongers justru baru mulai diburu para kolektor setelah gelombang perburuan sepeda Gazelle dan Simplex berakhir, atau tepatnya dimulai sekitar awal tahun 2009 ini.  Hal ini tentu saja berakibat harga pasar sepeda Fongers untuk varian-varian spesial meroket pesat mendekati harga sepeda Gazelle, dan bahkan mulai melampui harga sepeda Simplex.

Sebagai bentuk apresiasi untuk keberadaan sepeda Fongers di Indonesia, pada Hari Minggu 6 September 2009, Podjok menyelenggarakan thematic tour yang dijuluki “Toer Obat Njamoek” dengan memanfaatkan momentum hari ulang tahun pabrik sepeda Fongers ke 113 yang jatuh pada tanggal 1 September.

Acara sederhana dimulai dengan gelar sepeda Fongers di depan Kantor Pos Besar Yogyakarta yang di luar dugaan dihadiri sekitar 50 onthelis yang sebagian besar membawa sepeda Fongers kesayangan masing-masing. Hadir pula sahabat komunitas Opoto dengan membawa koleksi sepeda Fongers yang cantik-cantik bak gadis ranum he..he..he..

Kejutan lain adalah hadirnya Bapak Triharjun, Sekretaris Daerah Provinsi DIY, yang ternyata juga seorang penggemar Fongers. Beliau sewaktu masih muda dulu selalu menggunakan sepeda Fongers untuk bersekolah, dan sepeda Fongers HF itu pulalah yang dikendarai Beliau pada kesempatan acara ini.

2009sept7n016.JPG

#5: Potret bersama sebelum berangkat City Tour

2009sept7n024.JPG

#6: Awas Dino CCG lewat he..he..he.. klasik dan anggun…

Acara kemudian dilanjutkan dengan city tour sekaligus menuju lokasi Warung Depot Sambal di bilangan Baciro. Sambil menunggu saat berbuka puasa, panitia mendaulat Bapak Triharjun untuk melakukan ritual tiup lilin kue ulangtahun Fongers. Kemudian diadakan penarikan doorprize kaos Fongers untuk dibagikan kepada partisipan yang beruntung. Sederhana namun berkesan adalah kesimpulan umum untuk acara Toer Obat Njamoek 2009 ini (Liputan Sahid Nugroho)

2009sept7n054.JPG

#7: “Tiup lilinnya…tiup lilinnya…sekarang juga…”

2009sept7n058.JPG

#8: Potongan roti HUT Fongers dianugerahkan kepada Pak Harun yang hadir ngonthel dari Klaten.

34 Responses

  1. nyembul Says:

    Selamat yac buat panitia yang telah sukses acaranya….
    Meriah banget acaranya, coba klo di jawa timur pasti saya ikut. Jadi ngiler liat pasukan fongers.

  2. den bagus PODJOK Says:

    Terimakasih buat Bpk Tri Herjun selaku Sekwilda DIY yg ternyata sangat merakyat, low profile dan ramah berbaur dgn pasukan onthel.
    Buat OPOTHO juga kami ucapkan terimakasih atas kehadirannya, serta buat semua kerabat PODJOK.
    Acara ini tidak bermaksud utk menonjolkan sepeda Fongers, tetapi semata-mata hanya semacam tema dlm rangka HUT Fongers, serta mengapresiasikan & bertukar informasi ttg sepeda Fongers.
    Mungkin dikesempatan mendatang akan kita apresiasikan dgn merk sepeda yg lain seperti Raleigh, Simplex dsb.Jadi hanya sekedar utk bahan bertukar wawasan saja.
    Salam onthel…

  3. Arema Voice Says:

    Jogja memang penuh talenta Onthelis yang selalu bs menghadirkan acara2 yang menyenangkan, saya salah satu pecinta Fongers Tua (BB s/d HZ)mengucapkan selamat kepada P Sahid, Kang Towil dkk atas suksesnya acara tour Obat Nyamuk nya

  4. ENDRO_PANDAK Says:

    jos gandhos dab….!

  5. Faj Says:

    ka kalau saja lagi main ke jogja

  6. wong-cilik Says:

    meriah euy……. :D

  7. max's opoto Says:

    pada waktu parade onthel kemarin, ternyata tidak hanya dinikmati oleh para “onthelis” saja, tetapi warga masyarakat dan turis yang sedang berada di jogja juga ikut menikmatinya.
    SELAMAT…buat teman-2 “podjok” dengan semua kreatifitas acaranya.

  8. bagus majenun Says:

    Selamat atas Toer Obat Njamoek Fongers kepada temanteman Podjok dan komunitas sepeda lainnya. Sayang nggak bisa ikut dan hadir. Lain waktu bisa bergabung. Salam onthel

  9. Guntur Triasmara Podjok( Fongers Mania) Says:

    maju terus fongers mania di jogja

  10. dian Says:

    seru juga nih…
    maaf mas, pak, sedherek PODJOK sedaya, kemarin temen2 SOLO blm bisa nyusul ke jogja…

  11. sahidnugroho Says:

    Dimas Dian, bagaimana kalau kita adakah tour bersama, terus nanti ketemu di Gondang Baru Klaten, bikin acara di Museum Gula…Mau?

  12. Ki Dem@ng Says:

    Mas “TOWIL + BAGUS + SAHID

    Acaranya cukup bagus & Rap, namun sayangnya saya kok gak diundang, minimal Woro-woro “Fongers” & “Simplex” adalah Favourite saya.

    Salam.-

  13. den bagus PODJOK Says:

    @Ki Demang,
    Sebenarnya woro-woro sudah kita umumkan melalui web Podjok.
    Pada intinya kita mengundang siapa saja bagi penggemar semua sepeda onthel, khususnya merk “Fongers” utk berpartisipasi dlm rangka HUT sepeda Fongers.
    Nantikan even PODJOK lainnya dibulan mendatang.
    Kemungkinan kita akan adakan halal bi halal ke PG Gondang Baru - Klaten di rumah Pak Harun.
    Tanggalnya menyusul.
    Salam onthel…

  14. Iwan hatta Says:

    Sugeng siang mas2 podjok..wah jd pengen ikut nich, undang2 ya pak ketua klau ke PG gondang siapa tau sy pas mudik,soalnya didkt PG Itu ada wrg mkn bebek goreng nglinggi ditengah sawah yg uempuk lan uenak tur murah pol.klau plng hunting pasti mampir.

  15. sahidnugroho Says:

    @ Iwan Hatta

    Beres Boss…siap laksanakan, nanti Mas Towil akan woro-woro lebih lanjut.

    Sudah ada rencana Tour Gondang Baru. Namun masih akan didiskusikan apakah akan dijadikan acara syawalan tanggal 4 Oktober atau acara touring biasa di pertengahan Oktober. Onthel goes marching in!

  16. rendra Says:

    wow luar biasa… selamat kepada sahabat PODJOK, acara yg sangat mengesankan, sayang sy blm bisa bergabung..pdahal kepengin sekali melihat sejoli pak Sahid sang DZ dan BB yg nampak anggun..
    salam dr karawang

  17. sahidnugroho Says:

    @ Rendra

    Pak Rendra nanti seusai restorasi DZ klangenannya kita adakan selamatan dengan acara ngonthel bersama dan potong tumpeng he..he..he..

  18. Niko Says:

    love u FONGRERS….

  19. Niko Says:

    sangking buru-buru jd salah tulis,he..,

  20. sahidnugroho Says:

    Bung Niko…kemarin kok tidak muncul di Toer Obat Njamoek…padahal sangat dinanti untuk hadir sebagai pakar Fongers dari Jogja he..he..he..

  21. towil Says:

    fongers salah satu sepeda kesayangan ..diantara semua juga ku sayang hehehe.
    @pak rendra: undangan udah nyampai kan pak
    @ki demang mohon maaf pak jika undangan tdka bisa nyeberang ke seberang heheheh….ki demang kita akan ketemu segera njihhh,
    @ faj hemmmm..tak ada loh tak rameee dab.
    @mas iwan
    pulang ke kota mu adalah wajib hukum nya..tour ke klaten jauh lebih mantab di tambah makan bebek goreng hehehehe
    @wong cilik heheheh kapan ke jogja kita tour wess beress ttg jogja heheh
    @mas Dian rapopo mas solo jogja masih di 60 km hehehe
    @ mas bagus majenun
    di lain kesempatan yaa ikut podjok
    @ pandak bantul
    ini jawabnya ini soalnya.
    @mas niko piye jal kok ra muncul hehehehe
    @nyembul muncul tenggelam adalah biasa..heheheh salam fongers salam podjok

    yang pasti kagem semua team…kita tak pernah lelah

    onthel iku miggunani kagem sedaya

    towil

  22. ERwin OPOTO Says:

    Tks untuk relation ship nya dab.
    sukses selalu.

  23. rendra Says:

    @ pak Sahid…wong barang rupane pas pasan kalau pakai tumpengan mundak kualat…hehehe
    @ mas Towil.. mana dong email ftnya.. ditungu loh
    salam

  24. sahidnugroho Says:

    @ Rendra

    Pak Rendra, untuk restorasi kornetten (jaring spatbord belakang) sebetulnya bisa dibikin sendiri, karena kontruksinya ternyata sederhana.

    Talinya seperti tali katun/kenur hitam yang mudah dicari, lalu per-nya bisa pakai per bolpoint, terus klem-nya yang nempel di spatbord cuma klem biasa yang sampai kini masih banyak yang jual.

    Terus untuk klem pengikat jaring di bawah yang nempel di as roda, kebetulan saya punya asli dari Belanda, manggah kalau mau dipakai, tapi masih otw dari sana. Nuwun.

  25. rendra Says:

    nuwun penecerahannya, nanti saya aturke mas margono,kayaknya utk klem pengikat kornetten yg nempel di as terbuat dari kuningan masih nempel pak, tp nanti kalau ternyata tdk berfungsi sy bade nyuwun penjenengan,, nuwun

  26. Ki Dem@ng Says:

    @ Den Bagus & Mas Towil

    Tks atas Responnya, dan insyaallah dalam waktu dekat ini kita bisa ketemuan, itu katanya yg punya “PODJOK”.

    Salam.-

  27. mad gazelle BOM Says:

    Selamat dan sukses selalu untuk kawan-kawan Onthel di sana.

    KAMI KELUARGA BESAR “BUBUHAN ONTHEL MAHAKAM” (BOM) SAMARINDA MENGUCAPKAN :

    SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1 SYAWAL 1430 H

    MINAL ‘IADIN WAL FAIZIN

    MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

    kepada kawan-kawan onthelis dimanapun berada, teman-teman komunitas sepeda lainnya. Semoga persahabatan kita tetap terjalin dengan baik. Amien….

  28. sahidnugroho Says:

    Kepada para sahabat onthelis BOM Samarinda, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430H, Mohon maaf lahir dan batin, semoga Alloh SWT selalu memberi kekuatan dan kemudahan bagi semua komunitas onthelis se-nusantara dalam menjalankan kampanye kembali bersepeda demi masa depan bumi yang lebih baik. Good luck!

  29. den bagus PODJOK Says:

    Buat semua kerabat, sedulur & sahabat PODJOK, serta semua pecinta onthelis di seluruh Nusantara, saya mengucapkan “Selamat Hari Lebaran 1430H, Mohon maaf lahir & batin”.
    Salam onthel…

  30. Ki Wignyo - Obama Says:

    KAMI DARI ONTHEL BALIKPAPAN MANIA MENGUCAPKAN ” SELAMAT HARI RAYA IDHUL FITRI 1430 H , MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN……….. MUDAH MUDAHAN ONTHEL SEMAKIN JAYA

  31. ENDRO_PANDAK Says:

    Kang Towil, rekan podjok dan semua onthelis met lebaran mohon maaf lahir dan batin.

    @= Warga Jogja, mari kita giatkan segosegawe!

  32. memet Says:

    sukses buat mas towil & kerabat Podjok..

    —salam—

  33. Faj Says:

    selamat idul fitri u teman-teman podjok mohon maaf lahir batin.

  34. Faj Says:

    mohon maaf lahir batin u teman-teman podjok semua

Leave a Comment

Please note: Comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.