Tanggal 1 Maret adalah tanggal yang selalu berkesan bagi orang-orang yang benar-benar mengaku Wong Jogja. Pada tanggal itu di tahun 1949, tentara pejuang Indonesia melakukan serangan mendadak terhadap kota Jogja yang diduduki Belanda, sebagai sebuah show of force bahwa negara Indonesia masih ada. Serangan yang fenomenal tersebut berhasil menyita perhatian dunia, sehingga klaim Belanda bahwa negara Indonesia sudah “game over” bisa dimentahkan kembali.
#1 Laskar Podjok bersiaga di Balai Kota Jogja siap mengawal Walikota ke lokasi acara
#2: Adam SO7 menjadi endorser Program Sega Segawe
Di tahun 2010 ini, kembali Walikota Jogja Bapak Herry Zudianto pada tanggal 28 Februari malam menggelar peringatan momen SO 1 Maret melalui serangan onthel pada malam hari yang diberangkatkan dari Gedung Anim Kotabaru untuk kemudian berkonvoi mengelilingi kota menuju TMP Kusumanegara guna melaksanakan upacara ziarah ke makam Pangsar Jendral Soedirman, dan kemudian disusul penyelenggaraan Pentas Seni Kebudayaan dengan menampilkan Adam SO7 dan Tito Sulistyo. Konvoi sepeda dalam hal ini adalah sebagai bagian dari kampanye Sega Segawe (Sepeda Kanggo Sekolah lan Nyambut Gawe) yang dicanangkan Walikota 2 tahun lalu.
#3: Sambutan Walikota pada upacara start
#4: Ribuan pesepeda melewati Tugu Jogja…
Kerabat Podjok kali ini didaulat untuk mendampingi Walikota dan Kapoltabes Jogja Kombes Drs. Ahmad Dofiri berangkat dari Balai Kota Timoho menuju Gedung Anim Kotabaru guna melaksanakan Upacara Start. Di Gedung Anim Kotabaru sudah menunggu ribuan pesepeda Jogja yang berasal dari komunitas B2W, Green Map, Seli, JOC, Pory, dan lainnya. Sungguh luarbiasa heroisme para pejuang lingkungan hidup ini…
#5: Suasana konvoi sepeda…meski sederhana namun sangat luarbiasa artinya.
Dulu para leluhur menyerbu Jogja untuk mempertahankan kemerdekaan negara, dan sekarang, ribuan pesepeda menyerbu Jogja untuk berkampanye kembali bersepeda demi masa depan bumi yang lebih baik…sebuah perjuangan panjang yang harus selalu digelorakan guna merubah gaya hidup masyarakat agar lebih ramah lingkungan……mau? (Liputan Sahid Nugroho)